Friday, September 30, 2011

MEMBACA ALQUR'AN MENCERDASKAN OTAK


Firman Allah SWT

 ُﺮِّﺸَﺒُﻳَﻭ ُﻡَﻮْﻗَﺃ َﻲِﻫ ﻲِﺘَّﻠِﻟ ﻱِﺪْﻬِﻳ َﻥﺁْﺮُﻘْﻟﺍ ﺍَﺬـَﻫ َّﻥِﺇ ْﻢُﻬَﻟ َّﻥَﺃ ِﺕﺎَﺤِﻟﺎَّﺼﻟﺍ َﻥﻮُﻠَﻤْﻌَﻳ َﻦﻳِﺬَّﻟﺍ َﻦﻴِﻨِﻣْﺆُﻤْﻟﺍ ًﺍﺮﻴِﺒَﻛ ًﺍﺮْﺟَﺃ " Sesungguhnya Al Qur'an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar
gembira kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar" (QS.al-Isra:9) 

ﻱِﺪَﺘْﻬَﻳ ﺎَﻤَّﻧِﺈَﻓ ﻯَﺪَﺘْﻫﺍ ِﻦَﻤَﻓ َﻥﺁْﺮُﻘْﻟﺍ َﻮُﻠْﺗَﺃ ْﻥَﺃَﻭ َﻦﻳِﺭِﺬﻨُﻤْﻟﺍ َﻦِﻣ ﺎَﻧَﺃ ﺎَﻤَّﻧِﺇ ْﻞُﻘَﻓ َّﻞَﺿ ﻦَﻣَﻭ ِﻪِﺴْﻔَﻨِﻟ 
"Dan supaya aku membacakan Al Quraan (kepada manusia). Maka barangsiapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya ia hanyalah mendapat petunjuk untuk (kebaikan) dirinya, dan barangsiapa yang sesat maka katakanlah: "Sesungguhnya aku (ini) tidak lain hanyalah salah seorang pemberi peringatan".(QS.An-Naml:92) 

Rasulullah SAW bersabda:

Dari Abu Musa al-Asy'ari r.a.,
berkata:"Perumpamaan orang mu'min yang suka membaca al-Quran ialah seperti buah jeruk utrujah, baunya enak dan rasanya pun enak dan perumpamaan orang mu'min yang tidak suka membaca al-Quran ialah seperti buah kurma, tidak ada baunya, tetapi rasanya manis. Adapun perumpamaan orang munafik yang suka membaca al-Quran ialah seperti minyak harum, baunya enak sedang rasanya pahit dan perumpamaan orang munafik yang tidak suka membaca al-Quran ialah seperti rumput hanzhalah, tidak ada baunya dan rasanyapun pahit." (Muttafaq 'alaih) 

Dari Abu Umamah r.a., 
berkata: "Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda:

"Bacalah olehmu semua akan al-Quran itu, sebab al-Quran itu akan datang pada hari kiamat sebagai sesuatu yang dapat memberikan syafaat - yakni pertolongan - kepada orang-orang yang mempunyainya." (Riwayat Muslim) 

Menurut hasil penelitian ternyata
membaca AlQur ’an sehabis maghrib dan sesudah subuh itu dapat meningkatkan kecerdasan otak sampai 80 % , karena di sana ada pergantian dari siang ke malam dan dari malam ke siang hari di samping itu ada tiga aktifitas sekaligus , membaca , melihat dan mendengar . “Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang kuat ingatan atau hafalannya. Di antaranya, menyedikitkan makan, membiasakan melaksanakan ibadah salat malam, dan membaca Alquran sambil melihat kepada mushaf ”. Selanjutnya ia berkata, … “Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Alqur ’an”. Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar. Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa,menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya. Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan. Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik. Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Alquran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Alquran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang men dengarkannya. Kesimpulan hasil uji coba tersebut diperkuat lagi oleh penelitian Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston. Objek penelitiannya terhadap 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 pria dan 2 wanita. Kelima orang tersebut sama sekali tidak mengerti bahasa Arab dan mereka pun tidak diberi tahu bahwa yang akan diperdengarkannya adalah Alqur ’an. Penelitian yang dilakukan sebanyak 210 kali ini terbagi dua sesi, yakni membacakan Alquran dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Alqur ’an. Kesimpulannya, responden mendapatkan ketenangan
sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Alquran dan mendapatkan ketenangan hanya 35% ketika mendengarkan bahasa Arab yang bukan dari Alqur ’an. Alquran memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi. Hal tersebut diungkapkan Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia pada tahun 1997. Menurut penelitiannya, bayi yang berusia 48 jam yang kepadanya diperdengarkan ayat-ayat Alquran dari tape recorder menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang. Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Alquran lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Alquran memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ). 
Mahabenar Allah yang telah berfirman,
 ْﺍﻮُﺘِﺼﻧَﺃَﻭ ُﻪَﻟ ْﺍﻮُﻌِﻤَﺘْﺳﺎَﻓ ُﻥﺁْﺮُﻘْﻟﺍ َﺉِﺮُﻗ ﺍَﺫِﺇَﻭ َﻥﻮُﻤَﺣْﺮُﺗ ْﻢُﻜَّﻠَﻌَﻟ 
“Dan apabila dibacakan Alquran, simaklah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat ”(Q.S. al-A'raf: 204).

 ُﺏﻮُﻠُﻘْﻟﺍ ُّﻦِﺌَﻤْﻄَﺗ ِﻪّﻠﻟﺍ ِﺮْﻛِﺬِﺑ َﻻَﺃ 
“Ingatlah, hanya dengan berdzikir kepada Allah-lah hati menjadi tentram” (Q.S. ar-Ra'd: 28)



0 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites