Thursday, October 20, 2011

10 Hewan Gurun Pasir

1. Kelinci Gurun

Kelinci dengan telinga panjang. Tujuannya untuk mendengar suara sekecil apa pun. Selain itu telinganya yang panjang juga untuk membantu mengatur suhu tubuhnya.



2. Kadal Iblis

Kadal iblis. Disebut kadal iblis karena mereka punya tanduk di kepalanya dan di beberapa bagian tubuhnya. Mereka bisa hidup sampai 20 tahun, memakan semut atau serangga dan memiliki warna kulit yang sama dengan lingkungan tempat mereka tinggal.



3. Coyote

Ini bukan anjing atau serigala, namanya Coyote. Coyote memiliki bentuk mirip serigala tapi lebih kecil. Senang berburu sendiri atau memakan bangkai. Berbeda dengan serigala yang berburu dengan cara bergerombol.



4. Blackbuck

Kijang bertanduk atau Blackbuck. Hidup di India. Mereka hidup berkawan, memakan rumput dan akan melompat-melompat jika mengetahui ada hewan pemangsa, seperti harimau.



5. Burung Pemakan Bangkai

Burung pemakan bangkai. Punya sistem kekebalan tubuh yang unik untuk melawan bakteri.



6. Bangau Gurun

Sejenis burung bangau. Gambar ini diambil di sebuah kawasan di Rajasthan, India. Para penduduk setempat sering memberi makan burung-burung ini.



7. Burung Pelikan

Burung pelikan putih sedang minum di sebuah danau asin di Pulau Gunnison. Meski tempat tinggal mereka gersang, burung-burung tersebut bisa memperoleh asupan mineral dari danau asin tersebut.



8. Bunglon

Bunglon ini berperilaku tidak seperti biasanya. Bunglon biasanya banyak melakukan aktivitas di dahan pohon. Mungkin ia sedang mencari makan atau mencari pasangan kawin.



9. Antelop

Sekumpulan mamalia sejenis Antelop, namun mereka memiliki tubuh yang lebih besar. Mereka biasa hidup berkelompok, bisa sampai 200 ekor dalam satu kawanan, tujuannya untuk saling melindungi dari pemangsa. Mereka jarang minum, mendapat suplai air dari tumbuhan yang mereka makan.



10. Ular Woma

Ular Woma hidup di benua Australia. Dalam bahasa Aborigin, ‘Woma’ atau ‘Wama’ berarti ular piton. Mereka bertelur bukan melahirkan dan menyimpan telurnya di liang-liang gurun pasir. 



0 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites